Ia mengaku, untuk saat ini, penjualannya sudah laris terjual di pulau Tidore sebanyak 18 ton beras, sementara 7 ton beras lainnya, akan dilakukan pasar murah di empat kecamatan yang berada di wilayah Oba.
“Untuk keuntungan dari kegiatan ini tentu masuk di Bulog, karena barangnya diambil langsung dari mereka,” pungkasnya.
Wanita yang akrab disapa Lily ini, menyebutkan bahwa untuk pasar murah tahap dua akan digelar kembali apabila ada permintaan dari Masyarakat maupun stakeholder. “Tahap dua itu kemungkinan dilakukan akhir tahun, tapi tergantung permintaan,” jelasnya.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
1 2
