Sementara itu, tujuh proyek lainnya mulai memasuki tahap pembangunan. Pertama, PT Guang Ching Nickel Cobalt memproduksi material baterai.Kedua, PT Inno Prima Material memproduksi separator baterai.
Ketiga, PT Tinci Materials Indonesia yang memproduksi elektrolit baterai. Keempat, PT Weda Bay Aluminium membangun smelter aluminium.
Kelima, PT Bintang Karya Aluminium akan mengembangkan fasilitas peleburan aluminium. Keenam, PT Foton Guangqing

Motor Indonesia yang berfokus pada produksi truk listrik (electric dump truck). Ketujuh, PT Flatsolar Energy Indonesia yang memproduksi kaca fotovoltaik sebagai komponen utama panel surya untuk mendukung pemanfaatan energi surya.
Presiden Direktur PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kevin He, mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya keterhubungan mata rantai industri di kawasan Weda Bay, dari pengolahan bahan baku hingga manufaktur produk bernilai tambah.