TERNATE – Dari catatan dan rekomendasi yang disampaikan oleh Ombudsman atas kinerja pelayanan PDAM yang selama ini masih lemah, bagi DPRD itu benar dan DPRD meminta agar kedepannya harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap internal PDAM, mulai dari level Direktur Utama sampai pada staf teknis di PDAM
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy, Kamis (17/12/2020). Muhajirin mengatakan, langkah yang harus dilakukan Pemkot Ternate yakni harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh, selain itu, Pemkot sedang mengajukan Perda tentang Perusahan Umum Daerah (Perumda) Air Minum yang saat ini masih dibahas oleh DPRD.
“Mudah-mudahan dengan Perda itu siapa pun yang ditetapkan sebagai orang nomor satu dalam mengelola PDAM itu harus dilakukan secara selektif, setelah itu mereka secara yang berada di PDAM juga harus memahami benar apa pekerjaan yang harus dilakukan,” katanya.
Selain itu kata dia, harus dipastikan pengelolaan PDAM dilakukan secara terbuka, sehingga dengan begitu transparansi pengelolaan itu menjadi penting baik pengelolaan keuangan maupun yang lain. “ Harapan DPRD ke depan dengan adanya penyertaan modal itu, PDAM secara terbuka memberikan informasi ke public dalam tiap triwulan sekali berkaitan dengan manajemen internal, pengelolaan keuangan dan manajemen pelayanan air bersih ke masyarakat itu harus terbuka, sehingga masyarakat mengakses informasi tiga atau enam bulan sekali,” jelasnya.
Dikatakannya, kalaupun ada daerah yang belum terlayani air secara maksimal, harus dijelaskan ke publik, bukan hanya melalui media saja namun ada tim untuk menjelaskan langsung ke warga masyarakat melalui kelurahan.
“Itu yang belum di bikin oleh PDAM, dan jarang sekali mereka turun secara rinci menjelaskan ke warga,” ungkapnya. Dia bahkan menilai dari aspek pelayanan tidak jalan maksimal, sebab mereka yang secara teknis diberikan tugas melayani baik pembayaran dan gangguan harus dibuat secara baik ke depan.
“Jadi kalau ada kerusakan atau jaringan yang rusak, mestinya secara system tanpa di telpon mereka sudah mendapat informasi di kantor, bahwa di titik ini ada kerusakan. Itu yang sampai hari ini juga belum dibikin, pelayanan yang lain seperti pembayaran rekening air yang kadang-kadang belum tercover, bahkan ada yang melebihi dari pemakaian, saya kira sistemnya harus diperbaiki, jadi solusinya harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh mulai dari Dirut PDAM sampai ke bawah secara teknis,” tegasnya.(cim)

