“Negara wajib hadir untuk memberikan pendidikan kepada semua anak bangsa, inilah yang telah digagas oleh Bapak Presiden Prabowo, jika tidak ada sekolah rakyat, bisa jadi harapan anak-anak yang kurang mampu atas pendidikan, telah putus di tengah jalan,” tambahnya.
Perempuan yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi PDIP ini, sempat terharu dan meneteskan air mata karena melihat penampilan pentas seni yang luar biasa dari anak-anak sekolah rakyat.
Disisi lain, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rudy Ipaenin, mengaku kalau Pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa, pendidikan membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang aman, nyaman dan inklusif bagi anak-anak di Kota Tidore Kepulauan.
“Mewakili Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, kami sampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Sekolah Rakyat Dasar 7 Kota Tidore Kepulauan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Open house bukan sekadar ajang memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” tuturnya.
