TERNATE – Jelang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Ternate, internal PPP Kota Ternate mulai memanas, sebab sebelumnya DPC PPP Kota Ternate sudah bersepakat mengusung Ikbal sebagai bakal calon Wali Kota Ternate, namun ada juga pengurus yang mendukung M. Tauhid Soleman dan Nursiah Abdul Haris.
Ketua DPC PPP Kota Ternate Fachri Badar mengatakan, untuk proses penjaringan sudah selesai dan ada lima nama yang dikirim ke DPP, sesuai perangkingan diantaranya Mubin A. Wahid, Ikbal Djabid, Iswan Hasjim, Sidik D. Siokona dan M. Tauhid Soleman, dan kemudian keluarlah tiga surat persetujuan pendahuluan dari DPP ke Ikbal Djabid, M. Tauhid Soleman dan M. Yamin Tawary
Untuk dukungan kata dia, DPC PPP Kota Ternate sudah melakukan rapat beberapa waktu lalu dan sesuai ijtihad politik mereka, dan bakal calon yang menjadi skala prioritasnya adalah Ikbal Djabid.” Jadi calon yang menjadi skala prioritas itu pak Ikbal Djabid, dengan berbagai pertimbangan. salah satunya pak Ikbal ini sangat berkomitmen dengan PPP,” kata dia, Senin (27/7).
Menurut Fachri, pihaknya beberapa waktu lalu dipanggil ke DPP dan menjelaskan berkaitan dengan kondisi lokal kaitannya dengan Ikbal Djabid. “Dihadapan DPP juga banyak hal yang sudah pak Ikbal sampaikan terkait dengan komitmen dengan PPP,” ungkapnya.
Sementara ada sejumlah pengurus yang melakukan rapat untuk mendukung bapaslon TAUSIAH, bagi dia itu hal normative, karena tiga surat yang diterbitkan oleh DPP PPP itu salah satunya nama Tauhid Soleman. “Tapi DPC PPP Kota Ternate menyerahkan sepenuhnya kepada DPP untuk memutuskan siapa yang terbaik,” ucap dia.
Dikatakannya, setelah putusan DPP itu keluar, DPC PPP Kota Ternate siap untuk mengamankan, namun pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Korwil Maluku, Maluku Utara dan Papua, Papua Barat yang disampaikan kalau saat ini DPP masih melakukan rapat internal untuk membicarakan bapaslon yang diusung.
“ Gambarannya kami belum bisa pastikan, tapi dari surat DPP ketiga bakal calon itu salah satu poin menyebutkan bakal calon yang diberikan surat persetujuan itu mencari pasangan calon dan partai koalisi tambahan, dan pada saat itu pak Ikbal Djabid dalam hitungan tujuh jam mendapatkan PKB dengan pasangan calon Jasri Usman, dan koalisi tingkat DPC sudah jalan dan telah disampaikan ke masing-masing partai,” jelasnya.
Bahkan kata dia, dari rapat DPC itu pihaknya juga telah menyampaikan ke DPP dan diminta untuk balik konsolidasi dan pihaknya telah melakukan rapat di tingkat DPC dengan melibatkan PAC dan OKP PPP. “ Semuanya bersepakat untuk untuk mengusung Ikbal-Jasri, terkait DPC ini intinya kami masih dengan pak Ikbal, kalaupun ada pengurus melakukan pertemuan dan kesepakatan dengan Tauhid-Nursiah itu secara demokratis,” tegasnya.
Jikalau apa yang disampaikan sebelumnya mengatasnamakan DPC, itu harus dilakukan secara formal dengan mengundang seluruh pengurus. “Tapi kalau yang mendukung di luar pak Ikbal itu demokrasi,” tutupnya.(cim)

