Jembatan Penyeberangan Daruba Bahayakan Penumpang

Kondisi jembatan pelabuhan Speedboat Daruba

DARUBA – Sudah setahun lebih, jembatan pelabuhan Speedboat Daruba kondisinya sungguh memprihatinkan.

Pantauan Fajar Malut, Selasa (10/11/2020), hampir separuh papan jembatan sudah terlepas dan patah. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan para penumpang yang berjalan diatas jembatan. Kondisi jembatan yang tak layak itu, memaksa semua tamu Pemda Pulau Morotai yang datang menggunakan Speedboat tidak pernah diterima sandar di pelabuhan Speedboat Daruba.

Sebagian tamu penting lebih banyak di arahkan ke pelabuhan wisata Taman Kota Daruba. “Iyo musti tong hati-hati jangan sampai kaki tamaso di lubang (bekas papan),” kata Ina salah satu penumpang saat ditemui di pelabuhan Speedboat.

Hal ini juga diakui petugas KPLP yang berjaga di pos pelabuhan speedboat lukman Ditiratu. “Sudah lama pelabuhan ini tidak diperbaiki, saya mulai bekerja disini sudah satu tahun lebih, tapi pelabuhannya masih tetap begitu terus, tidak ada perubahan,” katanya.

Menurutnya, di saat musim hujan speedboat yang membawa penumpang dari Tobelo kadang tidak bisa berlabuh. “Jadi harus berlabu di pelabuhan terapung di desa Daruba pantai, itu kalau musim ombak,” ungkap Lukman.

Lukman juga mengaku bingung, karena setahunya terdapat dua belabuhan Speedboat Daruba salah satunya adalah terbuat dari beton. Tapi justru yang difungsikan hanya pelabuhan yang terbuat dari kayu.

“Nah, namun yang pakai beton ini tidak difungsikan lagi sejak 1 tahun lalu hingga sampai sekarang, entah ada apa sehingga tidak difungsikan, jadi, saya juga bingung kenapa pelabuhan yang disebelah kiri ini tidak difungsikan, yang difungsikan itu sebelah kanan yang badan pelabuhannya memakai papan itu, dan papannya sudah banyak yang rusak,” tuntasnya. (fay)