DARUBA – Kasus Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Pulau Morotai tahun ini kembali bertambah.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Morotai, sejak Januari 2022 kasus HIV/AIDS sudah terdeteksi sebanyak 6 pasien. Memasuki Februari sampai dengan Mei, kasus HIV/AIDS kembali ditemukan bertambah 9 orang.
“Jadi total Morotai sudah 15 kasus HIV/AIDS, meninggal 4 orang, 11 orang ada yang dirawat di rumah sakit dan ada yang rawat jalan,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, Syahrir ID Adam, kepada wartawan Rabu (25/05).
Adanya peningkatan kasus HIV/AIDS yang cukup signifikan dalam lima bulan terakhir, ia berharap, ada kesadaran dari masyarakat untuk menghindari seks bebas.
“Rata-rata warga Morotai padahal baru bulan ini sudah meningkat, saya berharap masyarakat harus menghindari seks bebas,” ujarnya. Dikatakan, 15 kasus HIV semuanya ditemukan di rumah sakit Ir Soekarno Morotai.
“Rata-rata warga Morotai padahal baru bulan ini sudah meningkat, saya berharap masyarakat harus menghindari seks bebas” katanya. “Jadi mereka ini rata-rata di usia produktif yaitu 30-40 tahun. Ada laki-laki dan perempuan, namun yang dominan laki-laki,” pungkasnya. (fay)

