TERNATE – Konstelasi politik di kota Ternate jelang pemilihan wali kota kian menarik. Pengurus partai politik di kota Ternate siap pasang badan untuk mengamankan jagoan mereka jelang pilwako ini, salah satunya Partai Persatuan Pembangunan.
Partai berlambang kabah dan memiliki tiga kursi di Kota Ternate ini menyatakan sikap untuk mengamankan putusan DPP PPP. Hal ini disampaikan Wakil Ketua I yang juga Ketua OKK DPC PPP Kota Ternate Muzakir Gamgulu, Minggu (19/7).
Muzakir mengatakan, sebagai kader dan pengurus PPP Kota Ternate, pihaknya akan tetap mengawal dan memenangkan kandidat yang nantinya ditetapkan oleh DPP.” Kami dari pengurus PPP akan siap untuk mengamankan instruksi dari DPP, untuk memenangkan kandidat yang direkomendasikan oleh DPP,” katanya.
Sebagai kader PPP, katanya sangat percaya dengan apa yang diputuskan oleh DPP PPP.” Siapa pun yang nantinya diputuskan oleh PPP, adalah calon pemimpin terbaik. Dan kami tetap mengawal keputusan itu,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, proses tahapan untuk penjaringan bakal pasangan calon Walikota Ternate sudah dilakukan oleh DPC PPP Kota Ternate, bahkan hasil penjaringan telah disampaikan ke DPP PPP. Selanjutnya, kata dia, tinggal menunggu keputusan dari DPP.” Kemarin dari penjaringan di tingkat DPC itu telah dikirim lima nama ke DPP,” jelasnya.
Dari lima nama tersebut lanjut dia, DPP akan memutuskan siapa yang nantinya diusung oleh PPP pada Pilwako 2020 ini. Mereka yang namanya diusulkan itu masing-masing Mubin A. Wahid, Iqbal Djabid, M. Tauhid Soleman, Iswan Hasjim dan Sidik D. Siokona. “ Dari kelima nama itu, siapa pun yang diputuskan oleh DPP, kami dari DPC PPP Kota Ternate siap untuk memenangkan,” tegasnya.
ia juga menghimbau kepada seluruh kader PPP untuk melakukan konsolidasi dalam pemenangan Pilwako tahun ini. Sementara Ketua DPW PPP Malut M. Ridwan Tjan dikonfirmasi mengatakan, bagi semua kader PPP di Kota Ternate diperintahkan untuk tetap mengamankan instruksi DPP. “Setiap kader PPP di wajibkan untuk mengamankan instruksi DPP,” tegasnya.
Bagi kader yang tidak mengindahkan kata dia, bakal diberikan sanksi tegas. “Jadi siapa pun yang diputuskan oleh DPP, harus diamankan dan dimenangkan, bagi yang tidak mengikuti instruksi partai dia akan diberikan sanksi,” tegasnya.(cim)

