SANANA– Keterwakilan pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Kepala Dinas Sosial Umi Kalsum dan Kepala Desa Umaloya, Kecamatan Sanana, Heder Kailul melakukan mediasi dengan massa aksi.
Dari hasil mediasi tersebut, masyarakat yang tergabung di dalam massa aksi mau membuka jalan agar masyarakat dari desa lain kembali beraktifitas seperti biasanya.
Kepala Desa Umaloya, Heder Kailul menyampaikan secara terbuka di hadapan masyarakat, terkait kejadian yang tidak diinginkan menimpah warganya.
” Saya mau kita berbicara baik-baik sehingga masyarakat dari desa lain bisa lewati jalan ini. Jadi, saya minta kalian sampaikan ke saya dan kadis sosial sehingga soal tuntutan kalian,” ucapnya, Kamis (22/05/2025).
Dari hasil mediasi tersebut masyarakat meminta agar bisa membuat kesepakatakan lewat pernyataan tertulis dan akhirnya hal ini di turuti oleh kades maupun kadis sosial.
” Kami minta secepatnya melakukan rehabilitasi jembatan Wai Uapota, Normalisasi kali, buat Drenase. Dan segera keringkan air yang tergenang,” tandas, Yusri Kailul.
Akhirnya, Kadis Sosial dan Kepala Desa menggiring masyarakat ke kantor desa untuk membuat surat pernyataan tertulis dengan mengakomodir beberapa poin yang menjadi tuntutan warga.
Sebelumnya, pada pukul 13.00 WIT masyarakat desa tersebut memboikot jalan umum akibat hujan deras yang terjadi.
Hujan tersebut mengakibatkan genangan air di jalan raya, sehingga setiap kali ada kendaraan yang lewat, luapan air masuk ke rumah warga. (**)

