“Mungkin sebenarnya bukan dalang. Karena ketika ada teriakan awal saja yang membuat kondisi menjadi panas dan akhirnya terpancing,” ujarnya.
Meski demikian, informasi mengenai adanya warga binaan yang diduga menjadi pemicu awal tetap akan diperiksa.
“Ada informasi terkait adanya napi yang menjadi dalang dari kejadian itu akan kami periksa,” kata Yunus.Ia memastikan, apabila pemeriksaan menemukan pelanggaran, penanganannya dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Pemeriksaan juga mencakup kemungkinan keterlibatan pegawai. Yunus mengatakan, jika ada pegawai yang terbukti terlibat, pihak Kanwil akan mengambil tindakan sesuai ketentuan kepegawaian.
“Kalau misalnya ada keterlibatan pegawai, pasti akan kami tarik dan kami lakukan pembinaan di Kantor Wilayah, mungkin bisa dipindahkan, sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Yunus mengatakan penanganan kejadian tidak diarahkan untuk mencari pihak yang disudutkan. Menurut dia, yang lebih penting adalah menemukan penyebab utama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Yang paling penting bukan mencari siapa yang harus disudutkan. Itu tidak menjadi solusi dan tidak bijak. Kita tetap mencari apa yang menjadi penyebabnya,” tandasnya. (nan)