Kanit Tipiter Satreskrim Polres Pulau Morotai, Bripka Muhammad Rais Tua Putih, ketika dikonfirmasi awak media mengatakan kerangka tersebut memang milik Polres Pulau Morotai.
“Ia barang itu memang milik Polres, hanya saja kemarin ada bersih-bersih di kantor sini, cuma anggota mungkin tidak periksa baik-baik barang yang dibersihkan di ruangan itu, jadi diangkat ke tong sampah,” tepis Rais.
Dikatakan, kerangka manusia itu, kiriman dari Polda Maluku Utara, sebagai alat peraga bagi anggota Reserse Kriminal yang melakukan praktek. “Ini dikirim dari Polda, karena kemarin ada anggota-anggota yang buat peragaan identifikasi TKP, makanya dipakai itu,” jelasnya.
Ditanya apakah kerangka itu asli atau bukan, menurut Rais, kerangka tersebut asli kerangka manusia. “Itu asli kerangka manusia,” katanya.
Namun Rais, enggan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai hal tersebut, dan meminta awak media untuk mengkonfirmasi langsung ke Kasi Humas Polres Pulau Morotai. “Kalau mau penjelasan lebih jelas nanti Kasi humas atau Pak Kapolres,” pungkas Rais.
