Penghuni kos lainnya, Riswan Hamid (37), mengaku terbangun dari tidur karena mendengar kepanikan para penghuni. Dia melihat cahaya api dari celah dinding kamar sebelum akhirnya keluar melalui tangga untuk menyelamatkan diri.
Akibat kejadian tersebut, dua orang penghuni kos mengalami luka-luka. Korban bernama Tahlan (38), karyawan PT IWIP, mengalami luka bakar pada bagian lengan kiri. Sementara korban lainnya, Roni (28), juga karyawan PT IWIP, mengalami luka lecet pada jari tangan kiri.
Kebakaran itu menghanguskan tiga bangunan kos milik warga. Yakni kos milik Isnadi sekitar 28 kamar, kos milik Salima Fuja (48) sekitar 12 kamar, serta kos milik Syafruddin Fataha (52) sekitar 6 kamar. “ Selain bangunan kos, tiga unit sepeda motor milik penghuni juga dilaporkan ikut terbakar,” ucap Kapolsubsektor Lelilef Ipda A.R. Jauhati.
Ipda A.R. Jauhati juga mengatakan kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 miliar. “Kerugian kurang lebih mencapai Rp 2 miliar,” akunya.
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik dari kamar nomor 23 di lantai dua bangunan kos milik Isnadi. “Api berawal dari kamar nomor 23 di lantai dua menurut keterangan saksi,” tukasnya. (udy)
