TERNATE – Kekerasan yang dilakukan salah satu oknum guru di SMA Islam Kota Ternate terhadap siswanya berinisial APK, mendapat kecaman dari pihak keluarga korban.
Dimana kekerasan oknum guru yang terekam melalui video itu bahkan viral, di sejumlah beranda media sosial baik WhatsApp dan Instagram dengan durasi 26 sampai 31 detik, dan tampak guru menyambangi siswa yang sedang duduk di kursi dalam ruangan belajar tanpa ada alasan jelas langsung melayangkan pukulan ke wajah korban. Sikap oknum guru ini langsung mendapat reaksi pihak keluarga korban.
Thamrin Marsaoly yang mewakili Keluarga Siswa mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh guru kepada siswanya.
“Bukan hanya kepada anak kami, tetapi juga ada ke beberapa siswa lainnya. Guru ini memang seperti itu, tadi saya bersama kedua orang tuanya dan keluarga besar sudah bertemu dengan Plh Yayasan dan Plt Kepala Sekolah. Kami ketemu dan datangi sekolah dan mempertanyakan kenapa anak ini dipukul dan viral,” kesalnya Rabu (7/9/2022).
Dikatakan Thamrin, namun kekerasan ini pihaknya belum membawa ke ranah hukum, hanya mendatangi pihaknya sekolah dan mempertanyakan tindakan guru tersebut.
“Saya sesali sikap guru di sekolah, karena guru itu adalah orang tua di sekolah. Apapun tindakan yang dilakukan di video itu tidak bisa dibenarkan. Mewakili keluarga kami mengutuk keras tindakan guru tersebut,” katanya.
Pihak keluarga juga meminta Gubernur Malut segera menindak apa yang dilakukan oleh oknum guru Bahasa Inggris, karena dia menilai yang bersangkutan sudah berbuat salah.
“Setelah di pukul oknum guru, leher anak ini ada luka, bahkan pemukulan oleh oknum guru Bahasa Inggris ini bukan hanya ke Andika, namun ada tiga orang siswa juga di pukul. Maka, kami keluarga tidak terima baik, kami mau pihak sekolah datangkan guru. Bahkan jika beritikad baik, guru itu datang ke kami pihak keluarga,” tegasnya.
Hingga berita ini dipublish pihak sekolah dan oknum guru belum dapat dikonfirmasi.(cim)

