“Kami mengharapkan kehadiran Calon Pegawai Negeri Sipil muda di jajaran Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, hendaknya mampu memperkuat dan meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Tidore Kepulauan secara umum serta memiliki kemampuan beradaptasi, siap ditempatkan dimana saja, menjunjung tinggi idealisme dan bekerja keras sesuai dengan kemampuan dan mau meningkatkan kompetensi dan kemampuan” ujarnya.
Mengakhiri sambutan Muhammad sinen juga meminta kepada panitia penyelenggara untuk wajib melakukan pemeriksaan Narkoba dengan Pihak BNN Kota Tidore Kepulauan kepada para peserta pelatihan, dirinya menyebutkan jika terdapat peserta yang kedapatan positif narkoba maka dengan terpaksa akan dibatalkan.
“Narkoba itu dapat mengganggu mental, itu pentingnya kita sebagai seorang abdi negara dan abdi masyarakat kemudian menggunakan dan memakai barang-barang terlarang itu pastinya akan mengganggu kejiwaan, dan sebagai seorang abdi negara kita harus bersama sama untuk memberantas narkoba ini, maka dalam waktu yang dekat ini seluruh pegawai yang berada pada Dinas, Badan dan Bagian akan dilakukan tes Narkoba,” tutupnya
Sementara itu Kepala Badan BKPSDM Kota Tidore Kepulauan Rusdi Thamrin dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk calon pegawai yang profesional, yang berkarakter yang dibentuk oleh sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS dan peran PNS dalam NKRI serta menguasai tugasnya, sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat.
“Perlu kami laporkan peserta latsar pada tahun ini sebanyak 18 orang yang terdiri dari 16 orang Tenaga Kesehatan dan 2 Orang Tenaga Teknis, adapun struktur kurikulum yang akan diikuti yang terbagi menjadi dua yakni kurikulum pembentukan karakter PNS dan kurikulum penguatan kompetensi teknis bidang tugas yang akan dilaksanakan selama 76 hari,” jelasnya. (hms)
