Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan berpesan kepada masyarakat Kelurahan Mareku yang mengikuti lomba dalam rangkaian kegiatan Rarogam untuk tidak berkecil hati atas hasil lomba yang akan diumumkan.
“Juara lomba bukan menjadi ukuran, namun seluruh rangkaian kegiatan Rarogam adalah wujud dari mempererat tali silaturahmi antara sesama, tujuan utamanya itu, agar anak cucu mengenal bahwa Mareku sangat luar biasa,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Panitia Mujahidin Husen dalam laporannya mengatakan, ide kegiatan Rarogam sebagai ajakan masyarakat mareku yang merantau agar tetap menjalin silaturahmi dengan kampung halaman.
“Tidak hanya sekedar pulang kampung saja, tetapi Rarogam menjadi simbol kepedulian serta penghormatan terhadap leluhur dan upaya menjaga tradisi silaturahmi serta identitas daerah, khususnya masyarakat di Kelurahan Mareku,” ujarnya.
Dengan semangat Rarogam, setiap individu diharapkan dapat terus terhubung dengan akar budaya dan memberikan kontribusi bagi kemajuan kelurahan mareku, baik melalui kehadiran langsung maupun dukungan dalam berbagai bentuk.
