“Jika Kelurahan Tongowai sudah punya Kelompok Sadar Wisata, maka mereka langsung memasukan Proposalnya ke kami untuk dikirim ke KKP,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hamid menjelaskan, alasan untuk dua kelurahan tersebut ditetapkan sebagai spot Wisata Bahari, karena kedua Kelurahan ini memiliki potensi yang unik dan langka terkait dengan peninggalan sejarah bawah laut.
Untuk itu, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Tidore, guna dilakukan pengembangan Wisata Bahari di Kota Tidore Kepulauan.
“Mengembangkan Pariwisata ini butuh Kerja-kerja Kolaborasi, jadi nanti dari Dinas Pariwisata yang menyiapkan desainnya, kami di Dinas Kelautan membantu melalui dukungan sarana dan prasarana,” tandasnya.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
