Kepsek Mesum Coreng Dunia Pendidikan

mesum (ilustrasi)

TERNATE – Perbuatan mesum antara Kepala Sekolah (Kepsek) dengan seorang guru di SDN 64 Kota Ternate yang terekam CCTV, sudah mencoreng nama institusi pendidikan di Kota Ternate, sebagai hukumannya guru yang melakukan tindakan itu tidak lagi diizinkan untuk mengajar, dan yang bersangkutan ditarik ke Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ibrahim Muhammad mengatakan, karena hal ini berkaitan dengan guru, meskipun tidak ada saksi.

“Walaupun ini masih setingkat informasi, tapi saya sudah harus mengambil tindakan, kalau dia PNS biasa mungkin lain, tapi guru beda,” ungkapnya. Bahkan kata dia, dirinya sudah memerintah Kabid PMPTK untuk menarik yang bersangkutan dari sekolah ke Dinas Pendidikan.

“Kalau guru tidak bisa dipindahkan, karena bagaimana dia memberikan keteladan di sekolah yang lain. Guru kalau amoral harus masuk kantor untuk dibina,” katanya. Apalagi kata dia, hal yang dilakukan ini, maka guru yang bersangkutan sudah tidak layak lagi berdiri di depan kelas.

Terpisah Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Anas U. Malik menuturkan, tindakan oknum Kepala sekolah SD Negeri 64 bersama seorang guru merupakan tindakan pelecehan dalam dunia pendidikan, bahkan moralitas seorang pendidik sangat memalukan dan komisi III sebagai mitra sangat mengutik keras persoalan tersebut.

Selanjutnya, kata dia DPRD meminta ke Dinas Pendidikan untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum kepala sekolah dan guru, karena hal ini telah mencoreng dunia pendidikan di Kota Ternate. Sanksi ini sangat penting agar ada efek jera, sebab guru sebagai suri teladan bagi siswa .

“Kalau mencoreng dunia pendidikan seperti ini maka sanksinya harus tegas,” pintanya. Diketahui Kepsek berinisial R diketahui berhubungan intim dengan guru honorer berinisial S yang merupkan bawahan di sekolah tersebut. 

Perbuatan memalukan keduanya dilakukan di ruangan guru dan terekam kamera CCTV yang terpasang di ruangan tersebut. Ulah keduanya, membuat warga Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat geger. Mereka pun memalang sekolah tersebut saat itu juga.

Perbuatan mesum keduanya telah dilaporkan ke Polsek Pulau Ternate oleh suami S, berinisial NY pekan lalu. Hanya saja, sampai hari ini belum ada panggilan terhadap kedua orang itu.  

Aksi mesum keduanya terekam CCTV selama dua hari berturut-turut yakni pada Senin dan Selasa 14-15 September. Kamera pengintai sengaja dipasang oleh sejumlah guru di sekolah karena hubungan keduanya membuat resah. 

Video  berdurasi lebih dari 30 menit itu aksi keduanya berlangsung di tempat duduk ruang guru sekolah. Di hari pertama, S menggunakan baju gemis. Keduanya lalu berhubungan intim layaknya suami istri. Sementara di hari kedua, S tampak menggunakan pakaian olahraga. Dalam video tampak S menghampiri atasannya tersebut. Aksi kali ini terbilang vulgar, keduanya setengah telanjang dan melakukan aksi itu. (cim)