“Dua dermaga saja kapal antri, bagimana dengan hanya satu dermaga,” ucapnya. Diketahui, kronologis insiden penabrakan dermaga pelabuhan fery Bastiong ini bermula ketika KMP. Mutiara Pertiwi I dari posisi kapal berlabuh ingin melakukan sandar untuk melakukan pemuata atau pelayanan pada trip V lintas Bastiong – Sofifi sekitar pukul 15.48 WIT di dermaga 2.
Namun terjadi kesalahan pada saat manuver, kecepatan kapal tidak menurun dan kondisi arus cukup kencang hingga menabrak dermaga 1, saat ini belum ada konfirmasi dan belum ada berita acara dari nahkoda di sebabkan sedang evakuasi kapal dengan kapal tunda ke lokasi berlabuh.
Berdasarkan keterangan pihak BPTD melalui satuan pelayanan yang berada di tempat kejadian ini murni kesalahan olah gerak awak kapal. Akibat kejadian tidak ada korban jiwa dan terjadi kerusakan parah pada dermaga 1.
Meski begitu saat ini pelayanan tetap dilakukan dengan menggunakan satu dermaga, pihak BPTD akan melaksanakan rekayasa jadwal demi kelancaran pelayanan penyeberangan. Dan kecelakaan ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai tata cara pemeriksaan kecelakaan kapal.
Pewarta : Nasarudin Amin
Editor : Machmud Daya
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
