“Hari ini keluar 4-5 kontainer tol laut, seminggu kemudian full lagi. Kalau sebulan baru kapal datang, sudah terlanjur banjir,” katanya.
Dengan masalah itu, kata dia, di saat musim ikan, banyak perusahan yang terpaksa mengubur ikannya karena tidak ada lagi tempat penampungan.
“Kita tidak mau hal itu terjadi, apalagi ini mau menjelang musim puncak. Di bulan Maret-April-Mei ini kan mulai meningkat, terutama ikan tuna,” ungkap Yoppy.
Terkait masalah ini, Yoppy mengaku sudah mengajukan permintaan penambahan Colstorik ke Kementerian Kelautan dan Perikanan dan telah disetujui.
“Saya kemarin dari Jakarta dan mengajukan permintaan ke Dirjen PDSP, maupun Direktur Logistik agar supaya kita ditambah gudang beku, dan rencananya Morotai akan dibangun penambahan gudang beku sekitar 500 ton khusus ikan-ikan selain tuna, supaya tidak terjadi kejadian yang tidak kita inginkan seperti kubur ikan lagi, Morotai hampir setiap saat terjadi kubur ikan, itu disebabkan colstorik yang sangat terbatas,”” tuntas Yoppy.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
