JAILOLO – Komposisi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, James uang dan Djufri Muhammad (JUJUR) nyaris tidak bisa dibedakan mana jabatan pemerintahan dan mana jabatan paguyuban atau bahkan arisan. Pasalnya, hampir semua jabatan, diduduki keluarga terdekat mereka.
Ketua Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Halbar, Hardi I Hayun menyebut, Pemerintahan JUJUR syarat nepotisme. Buktinya, hampir semua pejabat memiliki hubungan dekat dengan Bupati dan Wakil Bupati.
Selain keluarga terdekat, kata Hadi, terdapat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang status kepegawaiannya di luar Kabupaten Halbar.
“Saya sudah kantongi datanya, makanya dalam waktu dekat DPRD akan memanggil sekitar lima pimpinan OPD yang diduga status bukan pegawai Halbar,” katanya belum lama ini.
Meski begitu, Hardi enggan menyebut nama pegawai serta OPD yang dimaksud. Namun menurut dia, praktik nepotisme yang dilakukan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhamad, sangat merugikan daerah. Sebab, masih banyak putra-putri asal Halbar yang memiliki kemampuan melebihi sejumlah pegawai itu. “Ini sangat merugikan Daerah karena banyak SDM unggul di Halbar, tapi tidak dipakai,” cetusnya.
Ia menilai, praktik nepotisme yang dipertontonkan pemerintahan JUJUR sudah keterlaluan. “Ini sudah keterlaluan, nepotisme tak beraturan memang,” tandasnya. (ais)

