Ketum PSSI Kecam Tindakan Rasis Yang Dialami Yakob dan Yance Sayuri

Erick Thohir
Erick Thohir

TERNATE – Ketua Umum PSSI Erick Thohir, mengecam keras tindakan rasis yang dialami dua pemain Malut United, Yakob dan Yance Sayuri, usai timnya menumbangkan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2024-2025.

Erick menegaskan, tak ada ruang bagi rasisme di dunia sepak bola, terlebih di Indonesia. Ia menekankan bahwa segala bentuk diskriminasi tidak boleh dibiarkan tumbuh di lapangan hijau.

“Saya tegas menolak rasisme dalam bentuk apa pun di sepak bola. Tidak boleh ada ujaran kebencian atau perlakuan diskriminatif, apalagi di kompetisi nasional kita,” ujar Erick lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.

Insiden ini mencuat setelah Malut United menundukkan pemuncak klasemen sementara Liga 1, Persib Bandung, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025). Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Wahyu Prasetyo pada menit ke-65.

Namun euforia kemenangan itu ternoda dengan komentar bernada rasis terhadap Yakob dan Yance di media sosial. Akun Instagram kedua pemain dibanjiri pesan-pesan yang menghina latar belakang etnis mereka.

Atas tindakan itu kedatangan kakak-beradik secara resmi melaporkan pelaku rasisme ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku Utara  didampingi kuasa hukumnya, pada Selasa (6/5/2025) dengan laporan polisi Nomor: LP/B/39///2025/SPKT/POLDA MALUKU UTARA tertanggal 06 Mei 2025 pukul 14.57 WIT.*
Editor : Hasim Ilyas