KNKT Bakal Rekomendasikan ke Pemerintah Minta Perhatikan Pelayaran Rakyat

TERNATE – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan akan mengeluarkan rekomendasi ke Pemerintah, paska kecelakaan laut yang terjadi pada sejumlah daerah di Indonesia termasuk tenggelamnya kapal KM. Cahaya Arafah diperairan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara pada Senin (18/7/2022) kemarin.

Salah satu rekomendasi yang disampaikan ke Pemerintah berkaitan dengan peremajaan kapal pelayaran rakyat, untuk melayani warga diwilayah yang tidak dijangkau kapal perintis.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, KNKT melihat secara menyeluruh berbagai kecelakaan laut yang melibatkan kapal pelayaran rakyat termasuk di Sulawesi Selatan, untuk nantinya dikeluarkan rekomendasi.

“Salah satunya kita mendorong pemerintah untuk memberi kemudahan-kemudahan kapal pelayaran rakyat ini agar diberikan bantuan, supaya bisa melakukan peremajaan kapalnya yang memenuhi syarat keselamatan, kemudian pengawasan dan pembinaan,” katanya kepada Fajar Malut saat dikonfirmasi Selasa (19/7/2022).

Sebab kata Soerjanto, kapal pelayaran rakyat ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena tidak semua daerah bisa dilayani oleh pelayaran perintis. 

“Jadi kita semua baik itu pemerintah, masyarakat agar fokus kepada peningkatan keselamatan pelayaran rakyat ini. Dan kita akan coba memberikan satu rekomendasi singkat untuk segera disampaikan ke pemerintah,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, bukan hanya di Maluku Utara tapi di daerah Kepulauan Seribu saja masih menggunakan kapal pelayaran rakyat, yang itu membutuhkan kepedulian semuanya berkaitan dengan keselamatan.

Terkait dengan kecelakaan KM. Cahaya Arafah yang tenggelam menurut dia, laporan sudah diterima KNKT berkaitan dengan dokumen dan foto. Dan kita sedang dikaji.(cim)