Kolaborasi Basarnas dan BPBD Ternate Gelar Pelatihan SAR di Batang Dua

Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley
Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley

TERNATE – Kolaborasi antara Kantor Basarnas Ternate bersama BPBD Kota Ternate, pada Selasa (9/6/2026) menggelar Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR) bagi masyarakat di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate.

Program ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Kantor SAR Ternate dengan Pemerintah Kota Ternate, BPBD, Baznas, BMKG, serta Pemerintah Kelurahan setempat demi menciptakan lingkungan yang lebih tangguh menghadapi kedaruratan.

Sebanyak 100 peserta dari warga Batang Dua diterjunkan dalam kegiatan ini guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung Operasi SAR di wilayah tersebut, yang dibuka langsung Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley mewakili Wali Kota Ternate.

Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan pertolongan pertama bagi diri sendiri maupun lingkungan saat terjadi bencana atau musibah secara tiba-tiba.

Menurutnya, pelatihan tersebut sangat krusial mengingat wilayah Kecamatan Pulau Batang Dua merupakan daerah yang memiliki intensitas kejadian gempa bumi yang cukup sering.

Dalam pelatihan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan” ini, para peserta dibekali dengan berbagai materi dasar, di antaranya:
• Teknik pencarian dan prosedur evakuasi korban.
• Manajemen operasi SAR.
• Simulasi penanganan kondisi darurat langsung di lapangan.

Terpisah, Kasi Sumber Daya Kantor SAR Ternate Bram menekankan,  keterlibatan masyarakat Batang Dua sangat penting sebagai potensi SAR yang dapat mempercepat waktu respons (response time) pada fase tanggap darurat.

“Sinergi antara Basarnas dan unsur masyarakat akan menentukan keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” tandasnya.

Selain sebagai ajang peningkatan skill, Basarnas juga mengingatkan pentingnya mengutamakan faktor risiko dan alat keselamatan dalam setiap tindakan.*
Editor : Hasim Ilyas