TERNATE – Dinas Pertanian Kota Ternate bekerja sama dengan Polres Ternate mengolah lahan kosong seluas 1 hektar di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan.
Lahan tersebut tersebut diperuntukan untuk penanaman bibit, dimana sekitar 1.500 bibit singkong dan 9.000 bibit jagung manis, dan ini sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate Thamrin Marsaoly menjelaskan, proyek ini merupakan kolaborasi antara Polres Ternate dan Dinas Pertanian Kota Ternate untuk mendukung ketersediaan pangan di wilayah tersebut.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat,” kata Thamrin, Kamis (14/11/2024).
Thamrin menyebut, program ini melibatkan penyuluh pertanian di setiap kelurahan, yang akan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas untuk mendukung suksesnya program ini.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan aktif bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan,” jelasnya.
Dikatakannya, Polres Ternate telah menyediakan tiga titik lahan lainnya untuk pengembangan pupuk hidroponik dan penanaman bibit dalam polibag guna memperkuat ketahanan pangan di Kota Ternate.
Sementara itu, Kapolres Ternate AKBP Nico Irawan mengatakan, pemanfaatan lahan kosong ini bertujuan untuk menjadikannya lahan produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat Ternate.
“Sebanyak 50 personel Polres Ternate dikerahkan untuk membersihkan dan menanami lahan ini,” kata Kapolres.
Sembari mengungkapkan. “Kami juga akan terus mencari lahan kosong di dalam Kota Ternate yang belum dimanfaatkan. Jika ditemukan, lahan tersebut akan diolah untuk tanaman pangan, yang nantinya bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas

