MABA – Aksi Pemalangan jalan di Desa Sowoli, kecamatan Maba Selatan, kabupaten Halmahera Timur (Haltim), mendapat dukungan Komisi I DPRD Haltim
“Karena kerusakan jalan tersebut sudah terlalu parah, jika dibiarkan untuk selalu dilewati warga, maka tentu akan beresiko dan akan berdampak pada kecelakaan. alangkah baiknya menggunakan transportasi laut daripada menelan korban,” kata Sekretaris Komisi I Hasanuddin Lajim, Rabu (9/11/2021).
Dikatakan, pemerintah daerah Halmahera Timur harus menjadikan ruas jalan sebagai skala prioritas, karena bukan hanya kepentingan masyarakat Desa Sil dan Sowoli, tetapi jalan tersebut adalah bagian dari kebutuhan seluruh masyarakat Haltim. Karena jalan swadaya masyarakat itu, memiliki tingkat mobilitas yang cukup tinggi dan menjadi jalan lintas Alternatif masyarakat Halteng- Haltim, sebab di dua kabupaten kota tetangga ini punya akses yang tinggi.
“Jalan ini sangat membantu masyarakat untuk melakukan akses pelayanan dasar terutama di bidang, kesehatan, ekonomi dan pendidikan,” katanya. Dikatakan, Pemerintah Daerah harus lebih serius membenahi ruas jalan tersebut. Selaku DPRD, Dia mengaku sudah menyampaikan kondisi ruas jalan Sil-Sowoli ke Dinas pekerjaan Umum (PU).
“Beberapa waktu lalu saya sudah menyampaikan dalam rapat bersama dengan Pemerintah Daerah, walaupun tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2021,” jelasnya.
Politisi Partai PKS itu meminta, Pemerintah Daerah mengambil solusi lain, atau kebijakan dalam hal melakukan perbaikan ruas jalan sementara. “Kami meminta dukungan dari masyarakat untuk memperjuangkan ruas jalan tersebut masuk dalam batang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk tahun 2022, sambil menunggu langkah Pemda Haltim untuk mengusulkan status jalan tersebut masuk dalam program Pemerintah pusat, yaitu Balai jalan dan jembatan,” ujar Hasanuddin. (hmi)

