Komisi III DPRD Halbar Nilai Pemda Tidak Adil Dalam Pembagian Bansos 

DPRD Halmahera Barat

JAILOLO – Pembagian Bantuan Sosial (bansos) di Kecamatan Loloda dan Loloda Tengah, Halmahera Barat (Halbar) diduga dipolitisir. Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPRD Halbar Asdian Taluku, Senin (05/01).

Asdian menjelaskan, pembagian sembako oleh Pemkab Halbar dalam momentum Natal dan Tahun Baru kepada masyarakat baru-baru ini ternyata tidak tersalurkan seluruhnya kepada masyarakat Loloda dan Loloda Tengah.

Bahkan, dari keterangan masyarakat, kata dia, pembagian sembako ini ada keterlibatan Caleg dari Partai Demokrat. 

“Jadi keluhan masyarakat soal pembagian sembako itu hanya diberikan kepada orang-orang tertentu, misalnya kalau tidak pilih caleg Partai Demokrat itu tidak dikasih. Kan Pemda tidak adil, nah ini yang bahaya,” tuturnya.

Politisi asal Kecamatan Loloda ini menambahkan, sebelum pembagian sembako, masyarakat diminta kumpul Kartu Keluarga (KK).