Selain meninjau proyek jalan hotmix, Komisi III juga melakukan pengawasan terhadap percepatan pembangunan perumahan masyarakat pasca konflik sosial di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat. Program pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak konflik sosial agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.
Dalam kunjungan tersebut, DPRD menemukan bahwa pembangunan rumah masyarakat masih menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan. Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan material bangunan, terutama pasir dan beberapa bahan bangunan lainnya yang menyebabkan proses pekerjaan belum berjalan maksimal.
Ketua Komisi III DPRD Aswar Salim menyampaikan, pemerintah daerah dan pihak pelaksana perlu segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kendala distribusi material agar pembangunan rumah masyarakat dapat segera diselesaikan. “ Kami memahami bahwa terdapat beberapa hambatan teknis di lapangan, terutama terkait ketersediaan material bangunan,” ujarnya.
Namun, lanjut Aswar kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak harus menjadi perhatian bersama. “Oleh karena itu, kami berharap ada percepatan penanganan sehingga pembangunan rumah warga di Desa Sibenpopo dapat segera rampung,” ungkapnya.
Masyarakat setempat juga menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur jalan maupun perumahan dapat segera diselesaikan karena keduanya memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Warga berharap perhatian pemerintah daerah melalui pengawasan DPRD dapat mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan.
