KPU Lakukan Dua Kali Debat Kandidat

Ketua KPU Kota Ternate M. Zen Karim

TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, bakal menggelar tahapan debat Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Ternate sebanyak dua kali, di Ternate dan di TV nasional di Jakarta. 

Untuk debat pertama rencananya akan dilaksanakan   di Hotel Sahid Bela pada 27 Oktober mendatang, sedangkan debat kedua di Jakarta di TV Nasional pada 21 November mendatang.

Ketua KPU Kota Ternate, M. Zen A Karim, Senin (19/10/2020) menyampaikan, debat paslon tersebut akan dilakukan dua tahap. Pertama diselenggarakan di Kota Ternate pada 27 Oktober, dan kedua di Jakarta di TV Nasional pada 21 November mendatang.

“Yang bisa masuk di dalam ruang debat yakni paslon dengan 4 orang tim kampanye maupun LO nya, ditambah dengan KPU Provinsi dan Bappilu beserta teman-teman Pers. Hanya itulah yang diijinkan masuk di dalam,” ungkapnya.

Dia menambahkan, konsep debat tersebut akan disusun oleh tim penyusun soal yang diambil dari akademisi dan profesional. Sementara tema umumnya akan disusun oleh KPU.

“Durasi debat yang ditentukan itu selama 120 menit,” sebutnya.

Sementara untuk penyiapan mencetak surat suara (SS) Dan proses pencetakan, masih menunggu tahapan lelang oleh KPU Provinsi Maluku Utara.

“Untuk proses cetak surat suara ini masih menunggu proses lelang yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Malut. Jadi nanti pemenang lelang siapa baru diputuskan untuk cetak dimana, karena sejauh ini juga lelang belum di buka, jadi masih menunggu proses lelang,” katanya Senin (19/10/2020). 

Untuk percetakan SS kata dia, tahapannya sama dengan alat peraga kampanye (APK), namun untuk APK tahapan lelang sudah selesai dan dicetak di Makassar.“ Kalau APK saat ini sudah cetak di Makassar, jumlahnya juga cukup banyak,” jelas dia.

Sementara untuk SS menurut dia, sama seperti sebelumnya dengan kualitas yang bagus, karena perusahan yang nantinya mengikuti proses pencetakan  ini adalah perusahan yang sudah memiliki e-katalog. 

“Kualitas perusahaannya sudah nasional dan diatas standar,” terang dia.

Dan jumlah SS yang bakal di cetak nanti sesuai dengan DPT yang sudah ditetapkan saat pleno beberapa waktu kemarin. “Ditambah 2,5 persen, namun percetakan sendiri masih menunggu proses lelang,” tegas dia.(one/cim)