Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
KPU Ternate Tolak Lakukan Swab Test - FajarMalut.com

KPU Ternate Tolak Lakukan Swab Test

KPU Kota Ternate

TERNATE – Kepala Bidang Kajian Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Maluku Utara (Malut), Irwan Mustafa meminta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat mengikuti swab test, karena dalam pendaftaran bakal pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota pekan lalu terdapat bakal calon yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jika ada pasangan calon yang sudah terkonfirmasi positif, minimal harus 25 orang yang dilakukan tracking kontak, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Artinya 25 orang yang melakukan kontak langsung harus melakukan swab test,” ungkap Irwan, Jumat (11/09).

Irwan menyebutkan, Covid -19 ini pergerakannya mengikuti pergerakan manusia, jika demikian maka yang dilakukan pembatasan manusianya, karena semakin tinggi aktivitas manusia, maka semakin besar peluang untuk orang terjangkit Covid -19. “Jika pergerakan manusia yang harus dibatasi, maka tidak ada lagi mobilisasi massa, karena semakin tinggi mobilisasi manusia disaat kampanye dan deklarasi, maka semakin besar peluang terjadi transmisi disaat pilkada,” jelas Irwan.

Dia menambahkan, meskipun ada protokol kesehatan, namun secara kondisi dilapangan jika orang berkerumunan, maka orang tidak lagi patuhi protokol kesehatan, dan hal ini tidak bisa dihindari. “ Jika ada mobilisasi massa sudah pasti terjadi transmisi, ini bukan dugaan lagi, namun bakal jadi kenyataan,” ungkap.

Terpisah, Ketua KPU Kota Ternate M Zen A Karim menyampaikan, pada pelaksanaan pendaftaran bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Ternate yang dilakukan pada 4 hingga 6 September 2020 sudah sesuai protap kesehatan.

Mulai dari pintu masuk hingga pendaftaran, semua menerapkan protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh, cuci tangan dengan hand sanitaizer, menggunakan masker dan menggunakan sarung tangan. Bahkan dokumen/surat-surat pendaftaran yang akan diserahkan kepada petugas KPU pun dibungkus dengan plastik, kemudian disemprot dengan disinfektan.

“Seluruh staf yang ada itu menggunakan sarung tangan, dan tidak ada sentuhan kulit dengan bakal pasangan calon tersebut,” jelas Zen.

Dia bilang, semua protap sudah dijalankan. Bahkan setelah pendaftaran satu bakal pasangan calon selesai, dari dalam ruangan dan area pendaftaran juga ikut disterilkan dengan menyemprotkan disinfektan oleh petugas dari Gustu Covid 19 kota Ternate. “ Setelah disemprot di ruangan VIP dimana ada bakal pasangan calon dan partai pengusung yang datang,” akunya.

Zen memastikan selama pendaftaran di KPU semua sudah berjalan sesuai protap kesehatan, selain itu, petugas yang ada di lapangan juga menggunakan APD, sehingga dengan begitu swab untuk para petugas di KPU kota Ternate tidak perlu dilakukan lagi. “Semua protak kita lakukan, jadi kita tidak perlu swab lagi,” tandasnya.(one)

Berita Terkait