TERNATE – Jumlah kasus pasien positif corona di Kepulauan Sula terus meningkat. Meski kecil, tetapi selama tiga hari berturut-turut jumlahnya terus bergerak naik.
Dalam release resmi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) yang disampaikan juru bicara, dr. Alwia Assagaf pada Ahad (7/6) menunjukan grafik jumlah kasus di Kepulauan Sula terus meningkat. Kata dia, pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan melalui PCR dari Laboratorium BTKL-PP Manado, dimana diperiksa sebanyak 2 spesimen dari 2 orang untuk diagnosa dengan hasil pemeriksaan positif 1 orang dari Kepulauan Sula.
Bertambahnya 1 pasien positif corona dari Kepulauan Sula, membuat jumlah kasus di Malut menjadi 186. “Jumlah kasus baru ini kami sebut sebagai kasus 186,” tuturnya. Sementara jumlah kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 33 orang. Untuk jumlah kasus meninggal karena Covid-19 sebanyak 18 orang.
Dikatakan, berdasarkan hasil pengolahan data di pusat dan informasi gugus tigas Covid-19 Malut yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan KKP Kelas IIi Ternate. Jumlah orang tanpa gejala (OTG) tercatat sebanyak 1000 orang. “Jumlah ini ada penambahan sebanyak 57 orang dari Haltim dikarenakan adanya tracking pada pasien positif. Namun ada juga pengurangan di Halsel, Halbar dan Tidore Kepulauan (Tikep) dikarenakan selesai masa pemantauan,” jelasnya.
Selain itu, ada juga penambahan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 11 orang secara total sehingga menjadi 78 orang. Penambahan kata dia, terdapat di Tikep, namun ada juga selesai masa pemantauan di Halut. Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 40 orang. Jumlah ini juga bertambah sebanyak 3 orang secara total di Tikep, namun ada juga pengurangan PDP di Kepulauan Sula dikarenakan terkonfirmasi positif.
Untuk pemeriksaan rapid test sendiri, dr. Alwia mengaku hingga Ahad (7/6) sudah ada 6.351 yang melakukan rapid test, dan didapatkan hasil 431 reaktif yaitu 167 OTG, 61 ODP, 36 PDP dan 167 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. “Sedangkan 5920 orang dengan hasil rapid test non reaktif,” akunya.
Saat ini, sambung dia, yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 38 orang diantaranya 14 kasus positif Covid-19, 2 ODP dan 22 PDP. “Yang menjalankan karantina di sahid hotel sebanyak 79 orang dengan rincian 63 pasien terkonfirmasi positif, 3 OTG, 7 PDP dan 6 pelaku perjalanan,” jelasnya. (nas)

