WEDA – Karyawan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali mengalami kecelakaan kerja, Sabtu (02/04) pagi sekitar pukul 07.00 WIT.
Kecelakaan kerja itu melibatkan 3 (tiga) unit dump truck (DT) jenis Shacman dan 1 (satu) unit mobil Dutro, yang terjadi di kilometer 0, tepatnya di persimpangan antara smelter L dan smelter K.
Sebagaimana informasi yang diperoleh media ini dari sejumlah sumber menyatakan kronologis kejadian awalnya satu unit mobil dump truck jenis Shacman berwarna merah dengan nomor lambung 493 bermuatan ore di kendarai oleh Sulfani Alfaeni melaju dari arah utara ke selatan.
Setibanya di persimpangan antara smelter K dan smelter L, kondisi jalan yang sedikit menurun dengan kecepatan tinggi mobil yang dikendarai Sulfani Alfaeni tersebut mengalami rem blong.
Hal itu membuat sopir tidak dapat mengendalikan mobil tersebut dan menabrak 2 (dua) unit mobil DT lainnya dengan nomor lambung 386, 483 dan satu unit mobil Dutro nomor lambung 24 yang bermuatan penumpang.
Akibat dari kecelakaan tersebut 11 orang karyawan dilarikan ke klinik PT. IWIP (Tanjung Uli) untuk diberi pertolongan pertama, namun terdapat 5 orang korban yang mengalami luka parah dikabarkan dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
Sebagaimana diketahui, korban yang terlibat kecelakaan tersebut WNA asal Tiongkok berjumlah 7 orang, yaitu Jia Wei Jiang, Song Qing, Ma Yong Kang, Liu Bau Qun, Jin Chao, Wu Jin Jieo, dan Li Guo Lih.
Sedangkan korban WNI (tenaga kerja lokal) berjumlah 4 (empat) orang, yaitu La Ode Ridwan, M. Yusup, La Ode Usman, Salfaeni.
Terkait kecelakaan itu, Supervisor Komunikasi PT. IWIP, Bilal Sau ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sementara sedang melakukan investigasi. “Hari ini kami lagi proses investigasi,” singkat Bilal via WhatsApp.Terpisah Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Taufik Saimima saat dikonfirmasi mengatakan, laporan kecelakaan kerja tersebut belum diterima pihaknya. “Kecelakaan itu, belum ada laporan ke kami (polisi),” katanya. (udy)

