TERNATE – Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate, masih membutuhkan armada (mobil damkar), sebab armada yang tersedia saat ini hanya dua unit kendaraan yang masih layak beroperasi, sementara sisanya sudah tidak layak karena termakan usia.
Hal ini membuat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate sangat kesulitan untuk menjangkau wilayah tertentu jika terjadi kebakaran, dan kerap kali ketika tiba di lokasi kebakaran api sudah menghanguskan rumah warga, hal ini mestinya jadi perhatian serius Pemkot Ternate. Apalagi di saat ini pemukiman sudah cukup padat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate Arwan Andili mengatakan, saat ini armada yang tersedia sebanyak tujuh unit kendaraan, dari jumlah itu hanya dua unit yang masih layak dipakai.
“Sementara lima unit sudah tidak layak, dalam arti kalau ada terjadi kebakaran di daerah ketinggian dia tidak bisa terjangkau ke titik kebakaran,” katanya, Rabu (29/09/2021). Menurutnya, lima unit kendaraan itu sejak dari tahun 2001, sedangkan dua unit itu sejak 2012 dan 2016. “Jadi hanya dua unit saja yang beroperasi di daerah ketinggian,” ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi, kata dia, pihaknya mengusulkan agar setiap wilayah baik utara maupun selatan dibuatkan pos pembantu. “Karena nanti di pos pembantu itu kita siapkan satu unit armada, sehingga kalau terjadi kebakaran armada itu yang dulu nanti yang lain menyesuaikan,” sebutnya.
Dikatakannya, pada tahun 2022 pihaknya meminta untuk penambahan satu unit armada, hal ini disesuaikan dengan kondisi keuangan Pemkot Ternate. Sebab selama ini, lanjut dia, jika terjadi kebakaran pihaknya sering meminta bantuan ke Polda Malut untuk mengarahkan water canon mereka. “Dan selama ini mereka sering bantu,” tegasnya.(cim)

