TOBELO – Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Frans Manery menyebutkan, bagian Utara di wilayah Halut menjadi perhatian khusus pada periode pertama bersama Muchlis Tapi Tapi.
“Sempat menjadi prioritas kami membangun di wilayah Galela Utara dan Loloda Utara, namun sempat terganjal dengan badai besar melanda dunia dengan hadirnya Covid-19, yang menggemparkan dunia termasuk Halut,” jelasnya saat membuka Seleksi MTQ di desa Supu, Kecamatan Loloda Utara, Sabtu (05/03/2022).
Frans menjelaskan, pada periode sebelumnya, anggaran yang sudah dialokasikan Rp 300 Miliar untuk membangun jalan dan jembatan, namun harus dipangkas karena anggaran APBD dikurangi hampir Rp 120 miliar.
Meski demikian, Dia menyatakan bersama Muchlis dan DPRD masih tetap eksis untuk menyelesaikan pembangunan yang ada di wilayah ini. “Masyarakat yang ada disini juga bisa menikmati hasil pembangunan, tidak hanya kita di bagian Selatan Kota. Kalau dulu kita ke Supu membutuhkan waktu hampir lima sampai tujuh jam bahkan mungkin satu malam, tapi hari ini kita bisa jalan dua jam setengah bisa sampai,” terangnya.
Frans menambahkan, Pemda telah mengalokasikan anggaran yang cukup signifikan untuk pembangunan jembatan sampai 5 unit tahun 2022, di bagian Utara di wilayah Halut dan beberapa titik yang rawan akan dilakukan perbaikan termasuk jalan lingkar Supu.
“Kenapa ini menjadi prioritas? Karena Supu menjadi calon daerah kecamatan baru. Saya juga belum menyampaikan nama kecamatannya, tetapi mudah-mudahan dalam waktu yang singkat mungkin akhir bulan, jika peraturan sudah diselesaikan SKPD, kecamatan dan beberapa Desa akan diresmikan jadi desa persiapan dan menjadi kantor Kecamatan pembantu di beberapa Kecamatan di Halut,” jelasnya. (fer)

