Lurah Topo Bangkitkan Semangat Gotong Royong di Kalangan Masyarakat

Mereka menilai, diera saat ini, semangat gotong royong di tengah-tengah Masyarakat sudah mulai hilang. Olehnya itu, apa yang ditunjukan Pemerintah Kelurahan Topo, Bobato Adat dan Masyarakat setempat, harusnya menjadi contoh bagi semua Kelurahan dan Desa yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

“Pada masa kemerdekaan 1945, Bung Karno telah menegaskan bahwa Indonesia didirikan sebagai Negara Gotong royong,” ujar Ketua GP. Ansor Tidore, Jafar Noh Idrus.

Ia melanjutkan, Gotong royong adalah tradisi kerja sama yang berakar dari budaya dan telah menjadi identitas bangsa. Konsep ini mengangkat semangat Masyarakat secara sukarela untuk bekerja demi kepentingan berasama.

Bahkan Diera Presiden Republik Indonesia ke 5, Megawati Soekarno Putri, semangat Gotong royong kemudian diadopsi masuk dalam Kabinet, sebagai simbol persatuan Nasional dan fokus pada kerja sama untuk pemulihan ekonomi, stabilitas politik dan pemberantasan korupsi.

“Pemerintah Kelurahan Topo, telah sukses mengingatkan kepada kita akan pentinngnya membangun sebuah identitas bangsa melalui Gotong Royong,” tandasnya. (ute)