TERNATE – Laga pekan ke-2 yang mempertemukan Malut United vs Bali United, pada Jumat (15/8/2025) berakhir seri.
Dimana pada laga yang jadi laga perdana Laskar Kie Raha dihadapan ribuan pendukung sendiri ini pada BRI Super League musim 2025-2026, nyaris dipermalukan Bali United.
Kedua tim sejak awal pertandingan sudah saling jual serangan, bahkan aksi saling balas gol berakhir dengan skor imbang 3-3.
Anak asuh Hendri Susilo mencoba menguasai jalannya pertandingan selepas kick-off, umpan Ciro Alves dari sisi kanan disambut Yakob Sayuri di kiri pada menit ke-17. Tapi masih melebar tipis ke kanan gawang.
Suasana stadion Gelora Kie Raha sempat hening setelah Bali United memimpin pada menit ke-23. Berawal dari korner gagal Malut, Thijmen Goppel berhasil melewati dua pemain dan sukses melewati kiper Alan Jose yang bergerak maju ke tengah. Goppel dengan leluasa menceploskan ke gawang kosong.
Malut United kemudian membalas dua menit berselang, usai David da Silva lolos kawalan pemain bertahan Bali United dari kiri dan mencungkil bola melewati kiper Mike Hauptmeijer yang maju. Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor. Dari serangan cepat lainnya, ia mengecoh Tim Receveur lalu sepakannya sempat membentur bek Bali United tersebut sebelum masuk ke gawang.
Bali United memulai babak kedua dengan mengambil kendali permainan. Sundulan Joao Ferrari masih melambung pada menit ke-60. Bali United baru bisa menyamakan pada menit ke-62. Irfan Jaya menerima bola di sisi kanan di dalam kotak penalti, lalu mengarahkan tembakan kaki kiri ke pojok kiri gawang.
Bali United nyaris menambah gol ketiganya, setelah wasit Thoriq Alkatiri menunjuk titik putih setelah meninjau layar VAR atas tekel terhadap Boris Kopitovic. Tapi penalti itu gagal dimanfaatkan Bali karena sepakan Kopitovic ditepis Alan Jose.
Gagal mencetok gol lewat penalti, Bali United justru berbalik unggul pada menit ke-91. Saat Alan Jose ceroboh menyapu bola dan dipotong oleh Jens Raven, yang mengoper ke Goppel di kiri. Goppel dengan tenang menceploskan bola ke gawang. Namun kemenangan Bali United yang sudah di depan mata ini pupus, pada menit 99, setelah Rizky Dwi gagal menyapu bola umpan silang Malut United dan malah mengarahkannya ke gawang sendiri, skor 3-3 menutup pertandingan.
Head coach Malut United Hendri Susilo menyebut, hasil satu poin yag diraih anak asuhnya patut disyukuri, karena para pemain sudah bekerja keras selama 90 menit.
“Saya mengapresiasi kerja keras pemain selama 90 menit di lapangan. Kita patut mensyukuri hasil imbang yang berbuah satu poin ini,” katanya, dalam konferensi pers usai Malut United vs Bali United.
Menurutnya, para pemain telah bermain bagus dan bisa mengorganisasi permainan dengan baik. Namun, memang ada beberapa kesalahan yang dibuat sehingga lawan bisa mencetak gol.
Hendri memastikan, tim kepelatihan Malut United akan melakukan evaluasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami sudah memiliki data yang dibutuhkan dan akan memperbaiki semuanya. Ke depan, masih banyak PR yang perlu dikerjakan untuk menuai hasil yang lebih baik,” kata juru taktik berusia 46 tahun tersebut.
Pelatih kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, itu mengapresiasi dukungan tanpa lelah dari masyarakat Maluku Utara selama laga berlangsung. Hendri berharap ke depan dirinya dapat mempersembahkan kemenangan.
“Dukungan masyarakat di sini begitu luar biasa. Antusiasme mereka sangat tinggi dan itu menjadi tantangan bagi kami untuk bisa membahagiakan mereka semua,” ucap Hendri.
Riswan Lauhin, perwakilan pemain Malut United menyampaikan hal serupa. Lauhin bertekad untuk membawa Laskar Kie Raha meraih kemenangan di laga selanjutnya.
“Bukan hasil maksimal. Tapi ke depan, Insya Allah para pemain akan bekerja lebih keras lagi untuk mendapatkan 3 poin,” ucap Lauhin.
Bek asli Ternate itu juga mencatatkan debut berseragam Malut United di hadapan publik Kie Raha pada laga kontra Bali United. Lauhin belum puas dan ingin tampil lebih baik.
“Saya bangga malam ini tampil perdana di tanah kelahiran saya. Saya akui masih banyak kekurangan dari permainan saya. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ucapnya.
Sementara, pelatih Bali United, Johnny Jansen mengaku, Malut United bukan lawan yang mudah dihadapi. Menurut dia, Laskar Kie Raha memiliki kekuatan yang merata.
“Malut United tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. Semua pemain mereka memiliki kualitas yang baik. Masalahnya, kami terlalu mudah kehilangan bola dan mereka dapat melakukan transisi dengan baik,” ucap Jansen.
Malut United selanjutnya akan bertandang ke markas Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, dalam lanjutan pekan ke-3 BRI Super League 2025-2026, Sabtu (23/8/2025).*
Editor : Hasim Ilyas

