Pencurian sapi dengan modus potong di tempat bukan kasus pertama di daratan Oba, apalagi ini bulan Suci Ramadhan kemudian yang dikhawatirkan masuk ke pasar-pasar, sehingga Sumarlin berharap agar aparat serius menindak pelakunya.
“Saya berharap pihak kepolisian bisa menangkap kawanan pencuri ternak yang merugikan dan meresahkan warga ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Oba Tidore Kepulauan, Ipda Muis Ode Amran mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kasus pencurian sapi tersebut, dan langsung memerintahkan anggotanya turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
“Kami juga menghimbau warga agar menjaga ternak mereka dengan membuat kandang untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim Editor : Mahmud Daya
