“Nama rekanan itu kembali memenangkan proyek rehabilitasi Dermaga Desa Parigi juga hampir mengalami hal yang sama, padahal anggarannya sudah cair 30 persen namun pekerjaannya belum juga dikerjakan. Inikan aneh,” cetus Marleni.
“Kalau pekerjaan ini tidak diawasi ketat dari konsultan pengawasan, maka akan bernasib sama seperti pekerjaan sekolah yang tidak selesai sejak 2021 lalu,” tambahnya
Politisi Gerindra ini juga mendesak lembaga penegak hukum mengusut pekerjaan dari kontraktor bersangkutan. Sebab, kalau dibiarkan, maka ini berdampak terhadap keterlambatan pembangunan di daerah itu.
Tak hanya itu, Marleni juga minta Bupati agar tidak lagi berikan paket pekerjaan ke rekanan yang bersangkutan. “Kami minta rekanan untuk segera mengerjakan pelabuhan Desa Parigi tersebut. Kalau tidak mampu segera kembalikan uang muka 30 persen dan mundur,” desaknya
Sementara itu, Kadis Perhubungan, Irwan Mansur dikonfirmasi, membenarkan paket pekerjaan dermaga Parigi anggaran 30 persen sudah cair di awal Juli 2022 lalu. Kata dia, pihaknya sudah mengundang pihak rekanan, namun mereka beralasan masih menunggu kedatangan tiang pancang dari Surabaya. “Pihak rekanan berjanji dalam Agustus ini sudah mulai action,” kata dia.
Mantan Kadis Perhubungan, Abdul Kadir Nurali angkat bicara. Ketika dikonfirmasi, Minggu (07/08/2022) pekan kemarin, Abdul mengatakan, dirinya juga sudah bertemu pihak rekanan untuk menanyakan alasan Keterlambatan pekerjaan.
“Alasan rekanan, karena faktor cuaca ekstrem sehingga pengiriman bahan dan tenaga kerja jadi terlambat. Saya sudah beri tekanan ke pihak rekanan jika dalam bulan Agustus belum juga dikerjakan maka, dirinya akan minta kadis Perhubungan untuk pemutuan kontrak, dan anggaran 30 persen yang sudah dikerjakan dikembalikan ke kas daerah,” tegasnya
Kontrak pekerjaan tersebut berakhir pada Desember 2022 ini. Jika di akhir masa kontrak dan pekerjaan tidak selesai, maka Dishub akan mendapat dis dari Dirjen Perhubungan Kemenhub.
“Saya sudah beri warning ke rekanan, jika dalam Agustus ini belum juga dikerjakan, maka saya minta Kadishub baru untuk buat pemutusan kontrak,” tegasnya lagi. (cr-03)
