DARUBA – Polemik soal punggutan biaya akhir study terhadap mahasiswa Unipas, hingga melahirkan aksi unjuk rasa, akhirnya direspon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Pulau Morotai, F Revi Dara.
Revi ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/3/2021), menjelaskan kebutuhan biaya kuliah untuk mahasiswa di Unipas Pulau Morotai sudah masuk dalam program pembiayaan Pemda Pulau Morotai, baik untuk program wisuda, Pendaftaran dan sejumlah item lainnya. Hanya saja, proses penyaluran dana itu harus di sertai dengan rekening masing-masing mahasiswa.
“Unipas dengan jumlah mahasiswa yang ada itu sudah masuk dalam program wisuda, pendaftaran, dan segala macam itu sudah ada termasuk SPP. Nah syarat pembayaran SPP itu harus dia punya rekening masing-masing mahasiswa, mahasiswa punya rekening. Yang terjadi pada semester kemarin itu sebagian besar mahasiswa tidak punya rekening di bank. Nah, kita kan tidak lagi melayani tunai, semua sudah non tunai. Jadi, itu kan bukan pembayaran untuk Unipas tapi bantuan kepada masyarakat di bidang pendidikan termasuk kuliah di Unipas itu. Itu kan tugas Unipas, bukan tugas Pemda,” jelasnya.
Revi mengaku, anggaran untuk mahasiswa di Unipas Pulau Morotai ada namun hal tersebut bisa di realisasi oleh Pemkab jika masing-masing mahasiswa sudah memiliki rekening di bank. Bahkan, kata dia, untuk pembiayaan mahasiswa itu juga dilihat dari batas waktu kuliah mahasiswa.
“Jadi, bagi kami bahwa, anggaran Unipas itu ada asalkan tahap sesuai prosedur, satu mahasiswa punya rekening, kemudian kita biayai mahasiswa itu selama 4 tahun, lebih dari 4 tahun ya tidak bisa karena itu kan batas waktu kuliah itu harus ada batas waktunya, jadi dia harus ada 4 tahun 8 semester, maksimum sesuai dengan peraturan Bupati yang ada. semua itu yang kemudian dia aktif kuliah, dan itu setiap kita verifikasi,” papar Revi.
Ia menambahkan, mahasiswa yang tidak membuka rekening, tetap tidak bisa dibayar, dan yang ditakutkan lagi adalah mahasiswa tidak terdaftar atau mahasiswa sudah DO.
“Kami samua kerjasama dengan bank dan saya minta bank hadir di kampus untuk melayani buka rekening, yang hadir yang membuka rekening tidak maksimal,” kesal Revi. (fay)
