Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam sambutannya mengapresiasi perusahaan sudah memberikan ruang dan rasa nyaman bagi para pekerja. Ia berharap situasi tersebut selalu terjaga dengan baik.
Ia berpesan agar pekerja selalu meningkatkan kualitas, kapasitas diri dan integritas diri. “Bagi pelaku industri bahwa profit bukan segalanya. perusahaan yang kuat adalah perusahaan yang memanusiakan pekerja, karena pekerja adalah investasi masa depan yang perlu dijaga oleh pemberi pekerja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para pelaku industri agar mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, berkomitmen membuat Malut menjadi tempat yang nyaman bagi pekerja, industri tumbuh sehat, dan pemerintah bisa hadir dengan adil.
Salah satu peraih Best Employee perwakilan dari Departemen Hubungan Eksternal, Yulianto Em merasa bersyukur sekaligus bangga atas kepercayaan terhadap dirinya mendapatkan predikat tersebut.
“Ini semua tidak terlepas dari didikan dan ajaran dari kedua orang tua saya, dan dukungan dari istri tercinta, tentang pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan perilaku dalam bekerja,” ungkapnya.
Anto, sapaan akrabnya, mengaku pencapaian sebagai karyawan terbaik bukan hasil kerja keras diri sendiri, melainkan adanya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja dan pimpinan yang luar biasa.
“Mari kita terus membawa ide-ide kreatif untuk mengeluarkan potensi terbaik di perusahaan ini. Kesuksesan satu orang adalah kemenangan bagi seluruh tim. Ingatlah bahwa kerja keras adalah pondasi jangan pernah berhenti mencoba hal baru,” ucapnya penuh semangat.
Bergabung sejak 2022, Anto mengatakan penghargaan ini membuktikan bahwa dedikasi dan integritas setiap karyawan tidak pernah luput dari pandangan manajemen.
