Mesin Mati, Dua Kapal di Maluku Utara Berhasil Diselamatkan

Penyelamatan oleh Tim SAR

TOBELO – Long boat yang mengangkut 4 warga, terombang-ambing di laut sekitar pulau Meti,  kecamatan Tobelo Timur, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) setelah mengalami kecelakaan mati mesin. 

Taufik (26 tahun) yang merupakan korban melaporkan langsung ke SAR Tobelo pada Minggu (03/06/2022) sekitar pukul 00.45 WIT, yang menyatakan lokasi long boat mengalami mati mesin di sekitar perairan pulau Meti, pada koordinat 1°38’12″N/ 128°01’49″E dengan jarak 5 NM dan radian 164°. Long boat tersebut membawa warga diantaranya Taufik (26 tahun),  Sur (24 tahun), Zainudin (22 tahun) dan Ari (29 tahun).

Berdasarkan kronologis, pada Sabtu (02/07/2022)  sekitar pukul 21.45 WIT, Long Boat dengan POB 4 orang berangkat dari Tobelo menuju perairan di sekitar Pulau Meti untuk memancing ikan. Namun sekitar pukul 23.00 WIT terjadi hujan deras dan korban memutuskan untuk kembali ke Tobelo, akan tetapi mesin Longboat mati (off) kemudian  hanyut dan terombang ambing di sekitar koordinat 1°38’12″N/ 128°01’49″E.

Setelah mendapatkan informasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Long Boat beserta 4 orang korban pada Koordinat 01°39′ 19” N / 128°1’46” E (Sekitar 1.1 Nm, Radian 356.18°/arah utara dari Koordinat awal), dan seluruh korban dalam keadaan selamat.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju ke Pelabuhan Tobelo menggunakan RIB 03 Tobelo dengan estimasi tiba sekitar Pkl. 02.15 Wit Saat tiba di pelabuhan Tobelo,  seluruh korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut diantaranya Tim Rescue Pos SAR Tobelo  3 orang, Pos AL Tobelo 1 orang dan  Pos Polairud Tobelo 1 orang.

Kejadian mati mesin juga dialami Kapal Ikan KM. Cendrawasi 276. Kapal dengan 17 Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Halmahera Selatan, berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman, Sabtu (02/07/2022) mengatakan, KM. Cendrawasih ditemukan pukul 14.08 WIT, oleh tim SAR gabungan pada Koordinat 0° 53′ 15 ”S / 127° 17′ 44 “E Sekitar 3.5 Nm, Radian 137.34°/Arah tenggara dari Koordinat awal dan seluruh ABK dalam keadaan selamat. “Selanjutnya seluruh ABK KM. Cendrawasi 276 dievakuasi menuju ke Pelabuhan Panambuang Bacan menggunakan Kapal Rescue Boat 309 Basarnas Ternate,” ungkap Fathur.

Setelah para ABK diserahkan ke pihak keluarga, KM. Cendrawasi 276 ditarik oleh KM. Putra Putri menuju ke pelabuhan Bacan. “Setibanya di Pelabuhan Bacan tim SAR gabungan langsung melaksanakan debreafing penutupan iperasi SAR dengan hasil 17 ABK dievakuasi selamat,” pungkasnya. (fer)