Meski Libur IMS Tetap Turun Lapangan Serap Aspirasi Masyarakat

Ikram saat meninjau langsung lokasi pembangunan jembatan jalan tani di desa lembah asri, kecamatan Weda Selatan

WEDA – Baru lima hari dilantik sebagai Penjabat Bupati Halteng Ir. Ikram Malan Sangadji menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah yang ia pimpin saat ini.

Kepedulian tersebut patut ditiru. Pasalnya, meskipun di waktu libur Ikram tetap turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Amatan Fajar Malut sebagai contoh, Sabtu (31/12/2022) Pj Bupati Halteng turun ke lapangan melihat sejumlah aktivitas masyarakat petani di Kecamatan Weda Selatan. Saat itu Ikram melihat langsung situasi dan kondisi masyarakat sekaligus berdialog dan mendengar keluh kesah masyarakat.

Dihadapan masyarakat Ikram lebih memilih blusukan, maka dengan sendirinya Ia melihat secara langsung dan bisa mencari solusi dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Sebagaimana diketahui, rata-rata di wilayah Kecamatan Weda Selatan adalah masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Ikram pun menyambangi satu persatu desa tersebut mulai dari Wairoro Indah, Kluting Jaya hingga Lembah Asri.

Untuk di desa Lembah Asri Bupati melakukan tatap muka dengan warga kesayangan, Kabupaten Halsel, yang telah menyatakan sikap pindah di Halteng. 

Dari tatap muka itu, Ikram mendengar aspirasi warga yang ingin segera dibangun rumah. Sebab sejak 4 tahun lalu mereka menyatakan sikap pindah ke Halteng hingga saat ini masih tinggal di rumah darurat.

Mendengar itu, Ikram yang juga didampingi Kadis Perkim mencatat aspirasi itu dan bakal merealisasikan tahun 2023. “Untuk permintaan yang lain akan tetap diperhatikan, namun saat ini kita fokus membangun rumah kalian untuk ditempati dengan baik dan layak,” ucap Ikram yang disambut tepuk tangan warga.

IMS pun berbaur langsung bersama masyarakat dengan memakan pinang sirih yang ia minta dari warga. “Kadis Perkim mohon dicatat agar selepas dari sini kita akan bahas,” akunya.

Mendengar itu, Kadis Perkim mengaku ada alokasi anggaran di tahun 2023 untuk proyek pembangunan rumah layak huni.

Sebab saat ini, lahan untuk membangun perumahan warga pindahan dari Kesayangan itu telah diadakan, tinggal pembangunannya.

Dari situ, Ikram melanjutkan kunjungan ke petani sayuran di yang sama (Lembah Asri). Selain bertap muka dan mendengar aspirasi. Ikram juga langsung turun mengecek lokasi pembangunan jembatan jalan tani. 

Untuk jembatan itu Ikram mengaku bakal direalisasikan tahun 2023 juga. 

Selain jembatan, Ikram juga menyerap aspirasi petani yang mengaku sering rugi akibat turunnya harga sayur seperti terong dan sayur mayur lainnya.

Para petani mengaku dari harga jual itu tidak bisa menutupi pengeluaran mereka yang nyaris mencapai ratusan juta.

Sebab terong setengah hektar itu membutuhkan pupuk NPK sebanyak 500 sampai 1 ton dengan harga subsidi 1.300.000 per sak. Dan harga obat-obatan itu sekitar Rp 3 jutaan untuk setengah hektar.Selain bertatap muka, Ikram juga mengecek keberadaan penyuluh pertanian, apakah mereka sering menyambangi petani atau tidak. (udy)