Tak itu saja, salah satu tim instruktur metode gasing Herman Hasudian pada mewakili tim instruktur mengucapkan terimakasih kepada Pj Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji dan seluruh jajaran yang menerima mereka dengan baik selama di Halteng.
“Kami ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati dan seluruh jajaran yang menerima kami di sini untuk melakukan pelatihan matematika metode gasing selama 14 hari ini,” ucapnya.
Di awal pelatihan, lanjut Herman dirinya sangat prihatin pada bapak ibu guru peserta. “Awalnya mereka mengaku tidak yakin bisa belajar matematika seperti ini. Namun di hari kedua mengubah pola pikir bapak ibu guru dan hasilnya ternyata bisa semuanya,” tuturnya.
“Kami datang ke sini juga tidak sia-sia, tapi membuahkan hasil dengan mendapatkan 10 guru terbaik yang akan menjadi narasumber untuk metode gasing di Halteng. Termasuk 10 siswa terbaik. kami juga memohon kepada Bupati agar guru-guru yang telah menguasai metode gasing ini bisa mengibaskan ke sekolah yang ada di Halteng,” ujarnya.
Sementara itu Kadis Pendidikan Ridwan Salidin mengatakan sejak pembukaan (09/02/2023) hingga penutupan (25/2/2023) ternyata membuahkan hasil yang luar biasa.
“Atas nama guru-guru dan siswa serta para orang tua wali murid memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bupati terutama penugasan di bidang pendidikan khususnya peningkatan guru dan siswa dalam berhitung cepat metode gasing itu,” ucap Ridwan.
Ridwan mengatakan dirinya kaget karena semula guru dan siswa takut belajar matematika. Tapi setelah diajarkan tim matematika gasing berubah dan semakin asik. “Dan selama 14 hari ini dianggap berhasil dan memuaskan,” akunya.
Selama 14 kegiatan ternyata ada 2 guru yang tidak selesai mengikuti metode gasing karena gangguan kesehatan, hal yang sama juga dialami 3 siswa peserta. Sehingga dari 90 orang tersisa 87 orang. “Pasca penutupan kegiatan ini kami berkeinginan langsung dilakukan pegibasan agar tidak terlalu lama sehingga ilmu yang diterima oleh guru peserta tidak lupa metode yang sudah diajarkan,” katanya.
Untuk itu Dinas Pendidikan menargetkan di hari ketiga pasca penutupan, pihaknya akan membagi jadwal berdasarkan zonasi atau wilayah kepada guru-guru per kecamatan sehingga tiga orang perwakilan dari masing-masing kecamatan bisa menjadi master training kepada guru SD yang ada di Halteng. “Sehingga target kita dari 66 SD itu seluruhnya mendapatkan metode gasing,” tutup Ridwan. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
