Mobil Milik Sanana Lestari Diduga Selundupkan Mita

Diduga Mobil Pick Up Milik Sanana Lestari angkut Mita menuju Sulabesi Tengah

SANANA – Upaya pemerintah daerah, PT AMT Sanana Lestari dan Pertamina, mencengah kelangkaan minyak tanah (Mita) subsidi di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), patut dipertanyakan.

Hal ini karena sekitar pukul 06.23 WIT ada sebuah mobil pick up berwarna putih mengangkut Mita menggunakan jerigen berukuruan 25 liter, menuju Desa Fatiba, Kecamatan Sulabesi Tengah.
Warga yang melihat Mobil pick up tersebut sontak berteriak

Minyak tanah langkah kenapa ada orang bawa minyak tanah sebanyak itu, sebagian warga menjawab minyak tanah itu mereka mau jual di perusahan yang bangun jalan di desa fatiba”.

Seorang warga Arman menuturkan, mobil pick up warna putih yang mengangkut Mita tersebut diduga milik PT AMT Sanana Lestari. “Mobil seperti mobil sanana lestari,” ucapnya.

Arman, meminta kepada pihak kepolisian agar menelusuri mobil pick up berwarna putih yang mengangkut Mita menuju Desa Fatiba tersebut. Sebab, saat ini warga Kepsul masih kesulitan mendapatkan Mita.

“Masyarakat masih kesulitan minyak tanah, faktanya setiap mobil pertamina masuk di pangkalan masyarakat masih antri panjang di depan pangkalan dengan jerigen, olehnya itu saya meminta polisi menelusuri mobil tersebut,” pintanya. (wat)