MERAUKE – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian di Papua sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pengembangan pertanian berbasis mekanisasi dan teknologi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dan menjadi fondasi penting bagi peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.
Saat meninjau pelaksanaan program cetak sawah dan optimalisasi lahan seluas 137 ribu hektare di Kampung Waninggap Kai, Kecamatan Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi terhadap kemampuan generasi muda Papua dalam mengoperasikan berbagai peralatan pertanian modern.
“Teknologi yang digunakan Merauke, Papua Selatan itu sejajar dengan Jepang, yang digunakan di Amerika dan negara-negara lain,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Penguasaan teknologi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa transformasi sektor pertanian di Papua berjalan seiring dengan perkembangan pertanian di berbagai negara maju. Kehadiran alat dan mesin pertanian modern juga membuka peluang bagi peningkatan efisiensi kerja di lapangan, sehingga proses budidaya dapat dilakukan lebih cepat dan produktif.
Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, keberhasilan tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan pada aspek teknologi, tetapi juga menciptakan sumber daya manusia yang semakin kompetitif. Generasi muda Papua kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berperan sebagai operator teknologi pertanian modern sekaligus menjadi penggerak pembangunan sektor pangan di wilayahnya.

