Sementara itu, untuk stan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Dinas Pariwisata telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop). Pemasangan stan UMKM direncanakan mulai dilakukan dalam dua hari ke depan.
Maria menjelaskan, jumlah pelaku UMKM yang telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam Morotai Festival 2026 mencapai kurang lebih 100 orang. Karena itu, penataan lokasi stan menjadi perhatian panitia agar seluruh peserta dapat terakomodasi dengan baik.
“UMKM yang mendaftar sudah kurang lebih 100 orang. Karena itu kami harus melihat posisi pemasangan tenda agar penataannya rapi dan semua peserta bisa tertampung,” jelasnya.
Tidak hanya stan desa dan UMKM, panitia juga menyiapkan stan bagi sejumlah instansi vertikal, di antaranya perbankan, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Panqkalan TNI Angkatan Laut (Lanal).
Selain itu, stan juga disediakan bagi tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) yang secara khusus bergerak di bidang pelayanan publik.
Maria berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sesua jadwal sehingga pelaksanaan Morotai Festival 2026 berialan lancar dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. “Target utama kami adalah festival ini bisa sukses dan lebih baik,’ pungkasnya. (fay)