Dalam debat sesi terakhir, Ayah Erik dan Ahmad Laiman tampak percaya diri memaparkan program kerja mereka yang menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal, dan peningkatan daya saing daerah.
Menurut Ayah Erik, debat ini bukan hanya ajang adu argumen, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan komitmen mereka kepada masyarakat. “Ini bukan hanya tentang kami, tapi tentang masa depan Tidore yang lebih baik,” tegasnya.
Pilkada Tidore Kepulauan kali ini, menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan daerah. Imbauan Ayah Erik agar masyarakat tidak golput dan menjaga situasi tetap kondusif menjadi pesan yang menggema di tengah persaingan politik yang semakin memanas.
“Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan Pilkada berjalan damai dan demokratis. Tanggal 27 November, mari kita bersama-sama hadir di TPS untuk mencoblos nomor urut 1, Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman,” tutup Ayah Erik.
“Pilkada bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat Tidore Kepulauan menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dan bersama-sama menjaga masa depan yang aman dan sejahtera,” tuturnya.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
