“Meskipun DPT Desa Somahode jumlahnya 400 jiwa, namun bukan soal banyak atau sedikit orang yang akan memilih MASI AMAN, melainkan lebih pada soal tanggung jawab seorang pemimpin untuk menemui rakyatnya,” cetus Murad.
Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Makassar ini melanjutkan, MASI AMAN adalah jawaban atas keresahan para petani, nelayan dan pelaku UMKM yang menginginkan adanya perubahan.
Bahkan dengan latar belakang seorang Muhammad Sinen yang lahir dari kesusahan, tentu tidak akan melupakan warga miskin sebagaimana yang dia rasakan di masa lalu.
“Muhammad Sinen telah merasakan kehidupan yang begitu susah, dimana sewaktu kecil ia tumbuh sebagai anak yatim, dan besar bersama seorang ibu untuk menghidupi keluarganya. Semua kesedihan telah ia rasakan, olehnya itu, dari goncangan-goncangan hidup yang dialami Muhammad Sinen, tidak mungkin ia akan melupakan orang miskin yang senasib dengan dirinya di masa lalu,” jelas Murad.
