LABUHA – Musyawarah ke ll Ikatan Keluarga Besar Makian dan Kayoa (IKB-Makayoa) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rabu (20/9/2021) sekitar pukul 15.45 WIT ricuh. Aksi baku pukul terjadi bermula peserta memprotes tata tertib musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Halsel itu. Akibatnya, satu orang luka robek di kepala bagian kiri.
Adalah Akbar Ahad. Korban diketahui berprofesi sebagai wartawan di SKH Posko Malut yang bertugas di Kabupaten Halsel mengalami sobek kepala bagian kiri atas insiden saling lempar kursi di tengah-tengah musyawarah berlangsung.
Peserta delegasi dari 97 desa mayoritas dan 18 desa minoritas orang Makian dan Kayoa di Halsel itu bermula adu argumen antara Kepala Desa (kades) Marabose Irham Hanafi dan Samsiri Hamajen. Samsir yang merupakan tim pemenang kandidat nomor 4 Walid Syukur, sementara Irham Hanafi merupakan tim pemenang kandidat nomor urut 2 Fahris Hi Madan atau Hamlek.
Keduanya merupakan delegasi dari Desa Marabose dan Desa Hidayat, Kecamatan Bacan. Irham memprotes tata tertib yang ditetapkan stering Comite Almun Madi dan Panitia musyawarah yang dipimpin Muhlas Jafar. Namun Samsir Hamajen membantah protes dan keberatan Irham.
Orang nomor satu di Bumi Saruma Usman Sidik ikut turun gunung melerai situasi yang kian memanas itu. Bupati Usman langsung mengambil mikrofon menenangkan situasi hingga tensi redah. Sayangnya, agenda yang baru sampai pada tahap sidang-sidang tata tertib itu pun terpaksa harus diskorsing oleh Steering Comite Almun Madi.
Sementara itu, video yang tersebar, terlihat seorang peserta musyawarah yang mengenakan kaos putih, jaket hitam dan celana jeans coklat serta sepatu coklat melemparkan satu kursi besi ke depan saat situasi musyawarah mulai memanas. Belum diketahui siapa pelaku pelemparan kursi yang membuat Akbar, lelaki kelahiran Desa Andong, Kecamatan Mandioli Utara itu terluka dibagian kepala. Hingga berita ini ditayangkan musyawarah ll IKB Makayoa Halsel masih juga diskorsing. (nan)

