Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Gambesi Ditutup - FajarMalut.com

Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Gambesi Ditutup

Puskesmas Gambesi

TERNATE – Pelayanan puskesmas Gambesi Kota Ternate ditutup, karena tenaga kesehatan (Nakes), yakni dokter dan perawat yang bertugas di puskesmas Gambesi positif covid19.

Untuk mengantisipasi agar warga yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan tidak terdampak, maka pelayanan kesehatan di tutup mulai Rabu besok sampai Sabtu, pelayanan kembali dibuka pada Senin pekan depan.

“Dengan pertimbangan ada beberapa tenaga kesehatan yang terpapar covid19, maka untuk sementara layanan di puskesmas Gambesi akan ditutup mulai dari hari Rabu besok (hari ini) sampai Sabtu (akhir pekan ini),” jelas seorang tenaga kesehatan di puskesmas Gambesi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ternate Anwar Kamaruddin dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dari instruksi yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan karena tenaga dokter 3 orang dan satu perawat terpapar covid19.

“Mereka itu positif, dan sementara ada 8 orang juga sudah dilakukan swab dan hasilnya hari ini sudah kita ketahui. Jadi diputuskan pelayanan puskesmas Gambesi itu ditutup sampai hari Ahad,” katanya, Selasa (29/06/2021). Untuk pelayanan di puskesmas Gambesi ini, kata dia, nanti baru akan dibuka pada Senin pekan depan. Untuk pelayanan kesehatan warga, dia menyebutkan diarahkan ke puskesmas terdekat.

“Jadi pelayanannya di arahkan ke puskesmas Jambula dan Kalumata,” ungkapnya. Dikatakannya, meski begitu sampai kini tenaga kesehatan yang teridentifikasi positif covid19, baru di puskesmas Gambesi.

“Jadi pelayanan di tutup ini untuk mengantisipasi warga yang datang melakukan pemeriksaan, jangan sampai terjadi kontak erat dengan yang positif dan hal ini dapat menularkan ke masyarakat,” terangnya.

Selama pelayanan puskesmas di tutup lanjut dia, akan dilakukan penyemprotan disinfektan di puskesmas. Bahkan mereka yang terpapar ini tidak ada riwayat perjalanan keluar daerah. “Jadi yang bergejala berat mereka di rawat di rumah sakit, kalau yang ringan mereka isolasi mandiri di rumah,” tegasnya.(cim)

Berita Terkait