WEDA – Stigma Narapidana terdengar sangat ngeri dan menakutkan di masyarakat bahkan dianggap sampah masyarakat yang tidak layak untuk hidup berdampingan dengan masyarakat umum lainnya.
Namun sebenarnya mereka bisa menjadi manusia yang berdaya guna dan membawa manfaat bagi orang lain, keluarga, maupun terhadap diri sendiri asalkan mereka di bimbing dan dibina dengan baik.
Berangkat dari hal tersebut Kantor Kemenag Halteng bersama pengurus Nahdatul Ulama Halteng merasa terpanggil untuk ikut serta membina warga binaan Rutan kelas IIB Weda.
Kegiatan tersebut adalah mengadakan pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) salah satunya adalah membimbing dengan kegiatan mujahadah/doa bersama. Kegiatan perdana dilakukan di Masjid Rutan setempat yang dilakukan Kasi Madrasah dan Ketua NU Halteng, Nurhalis.
Nurhalis disela-sela acara tersebut mengatakan, hal ini patut kita dukung bersama untuk memberikan siraman rohani bagi warga binaan rutan sebagai salah satu upaya pembinaan mental spiritual semoga akan berguna saat ini.
“Alhamdulillah hari ini (kemarin) kembali melakukan pembinaan sebanyak 46 orang Napi yang ada di Rutan kelas IIB Weda,” ucapnya.
Nurhalis mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari Perjanjian Kerja Bersama PKB yang dituangkan dalam kesepakatan atau MoU antara Rutan kelas IIB Weda dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PC NU Halmahera Tengah.
“Kegiatan yang dilakukan ini merupakan sebuah rutinitas setiap minggu sekali yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Halmahera Tengah dan setiap Jumat melalui mimbar Jumat,” tukasnya. (udy)

